Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 09:09:02【Resep Pembaca】814 orang sudah membaca
PerkenalanBanjir di Pandeglang akibat luapan Sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga leb

Pandeglang (ANTARA) - Sebanyak 526 unit rumah di Kabupaten Pandeglang, Banten terdampak banjir akibat luapan sungai Ciliman setelah dilanda hujan intensitas sedang hingga lebat di daerah itu.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadaman Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu, mengangakan masyarakat yang terdampak banjir itu di sejumlah desa di Kecamatan Angsana dengan ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter.
Baca juga: Mensos salurkan bantuan untuk banjir Pandeglang naik perahu karet
Masyarakat yang terdampak banjir itu hingga kini belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi.
Sebab, banjir setinggi 50 sentimeter masih relatif aman dan masyarakat bisa tinggal di rumah yang terendam air.
Namun demikian, pihaknya sudah melakukan penyaluran logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.
Penyaluran logistik itu berupa bahan pokok, aneka makanan ringan, air kemasan, mie, sarden dan lainnya.
Berdasarkan data BPBD PK Pandeglang jumlah warga yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Angsana tercatat 526 rumah dan 2.104 jiwa.
"Kami minta masyarakat agar tetap waspada banjir susulan, karena curah hujan beberapa hari ke depan masih berpeluang," kata Lilis.
Baca juga: Tiga kecamatan di Pandeglang tergenang banjir
Baca juga: BNPB: 16 desa terdampak banjir di Kabupaten Pandeglang
Sementara itu, Nurdin, warga Desa Pada Mulya Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang mengangakan pihaknya kini bersama keluarga waspada banjir susulan, karena curah hujan masih tinggi dan berpeluang kembali luapan Sungai Ciliman.
"Kami saat ini tengah menyelamatkan perabotan rumah tangga agar ngak terendam air banjir," katanya.
Suka(928)
Sebelumnya: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Selanjutnya: Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
Artikel Terkait
- CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya
- Pentingnya kesiapsiagaan orang tua saat kondisi darurat anak
- NasDem serahkan bantuan pada lansia dan anak di panti sosial Jaktim
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- 11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan
- Berikut 6 tanaman herbal untuk jaga daya tahan tubuh
- Bukan sekadar pesta kostum, ini sisi positif Halloween yang jarang diketahui
- Pastikan keamanan produk, DKPP Batam perketat pengawasan obat hewan
- Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
- Dinkes Kota Malang: Penerbitan SLHS memperhatikan sejumlah indikator
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkab Manggarai Barat mendorong keamanan pangan dalam program MBG

Uji nyali makan menu seram sambil jelajah labirin berhantu

Waspadai dampak paparan mikroplastik terhadap kesehatan

Ngak perlu biaya mahal, Ini cara bikin "black garlic" sendiri di rumah

Perkuat kemitraan, ASEAN

Kalbe ajak masyarakat kelola gula darah dengan metode 5 J

Kereta Api di Daop 7 ikut terdampak akibat banjir di Semarang

KAI pastikan pengembalian tiket 100 persen imbas banjir di Semarang